Mukomuko Bengkulu (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengimbau nelayan agar waspada terhadap gelombang setinggi disertai angin kencang yang berpeluang terjadi di perairan laut daerah ini selama empat hari ke depan.
"Kami mengimbau nelayan waspada karena gelombang tinggi dan angin kencang berisiko terhadap keselamatan nelayan," kata Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Kabupaten Mukomuko Ahmad Hidayat Syah dalam keterangan di Mukomuko, Minggu.
Dia mengatakan hal itu setelah menerima informasi terkait prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kelas III Fatmawati Sukarno yang berlaku sejak 29 September hingga dua Oktober 2025.
Berdasarkan informasi dari BMKG, tinggi gelombang mencapai 1,25 meter hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di perairan laut daerah ini, kemudian kecepatan angin berkisar antara 4 sampai 25 knot atau 8 - 50 kilometer/jam.
Ketika tinggi gelombang dan kecepatan angin tersebut mencapai sebesar itu, maka tugas instansi menyampaikan saran guna menjaga keselamatan terutama nelayan yang pergi melaut.
Dia mengatakan, cuaca yang berisiko terhadap keselamatan pelayaran, yakni perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter dan kapal tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter.
Selanjutnya, informasi dari BMKG terkait tinggi gelombang dan kecepatan angin ini diteruskan kepada instansi terkait guna disampaikan kepada pelaku usaha perikanan tangkap di daerah ini.
Sementara itu, ia juga mengimbau masyarakat di daerah ini agar waspada terhadap potensi hujan disertai petir di daerah ini.
Berdasarkan pemantauannya, kata dia, hujan dengan intensitas ringan dan sedang melanda sebagian besar wilayah ini terutama di Kecamatan Kota Mukomuko.
Untuk itu, kata dia, masyarakat bermukim dekat sungai untuk selalu waspada terhadap banjir yang berasal dari luapan sungai, termasuk dari genangan yang tidak bisa mengalir karena tidak ada saluran air.
