Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Bengkulu memperkuat program orang tua asuh dengan mendorong aparatur sipil negara (ASN) meningkatkan komunikasi dan pendampingan langsung bagi anak yatim sebagai bagian dari program prioritas daerah.
"Program orang tua asuh ini menjadi salah satu prioritas kita untuk anak yatim, agar hubungan dan komunikasi antara orang tua asuh dengan anak asuh terus terjaga dan ditingkatkan," kata Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni di Bengkulu, Sabtu.
Dia mengatakan Pemprov Bengkulu meminta setiap orang tua asuh tidak hanya memberikan bantuan secara materi, tetapi juga membangun interaksi yang berkelanjutan dengan anak asuh.
Interaksi tersebut dapat dilakukan melalui komunikasi rutin, pertemuan langsung, hingga kunjungan ke rumah anak asuh. Menurut Herwan kehadiran orang tua asuh sangat penting dalam memberikan perhatian dan motivasi kepada anak yatim.
Melalui komunikasi yang intens, kata dia anak asuh diharapkan merasa diperhatikan dan mendapatkan dukungan moral dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Program orang tua asuh juga diarahkan untuk memberikan dorongan kepada anak yatim dalam bidang pendidikan. Orang tua asuh diharapkan mampu memotivasi anak asuh agar tetap semangat bersekolah, melanjutkan pendidikan, serta memiliki cita-cita yang jelas untuk masa depannya.
Selain aspek pendidikan, pendampingan melalui program orang tua asuh juga dinilai penting dalam pembentukan karakter anak. Kehadiran figur orang tua asuh diharapkan dapat memberikan teladan, nasihat, serta nilai-nilai positif yang membantu perkembangan mental dan sosial bagi anak yatim.
Herwan menegaskan, Pemprov Bengkulu akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program orang tua asuh agar manfaat yang dirasakan tetap optimal.
Pemerintah daerah juga mendorong peningkatan kualitas hubungan antara orang tua asuh dan anak asuh, bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif. Pemprov Bengkulu memastikan program tersebut terus berjalan secara berkelanjutan dan mesti didukung oleh seluruh ASN yang telah ditetapkan sebagai orang tua asuh.
Pemerintah daerah berharap keterlibatan aktif ASN mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan anak yatim.
Program orang tua asuh diharapkan menjadi salah satu upaya strategis pemerintah daerah dalam memperkuat kepedulian sosial, sekaligus memastikan anak yatim mendapatkan perhatian, pendampingan, dan motivasi yang memadai untuk masa depan mereka.
