Bengkulu (ANTARA) - Masjid Raya Baitul Izzah Provinsi Bengkulu menghadirkan program sayur murah dengan skema cukup membayar seikhlasnya selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
"Kami ingin masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah ritual, tetapi juga memiliki peran sosial ekonomi bagi umat. Tahun ini kami menghadirkan program sayur murah setiap selesai shalat Subuh,” kata Sekretaris Umum Masjid Raya Baitul Izzah Yulkamra di Bengkulu, Minggu.
Program sayur murah Ramadhan tersebut merupakan pengembangan dari program beras murah yang pernah digelar sebelumnya dan mendapat respons positif dari jamaah.
Pada program sebelumnya ketika beras di pasar harga harganya mencapai Rp73.000 per karung lima kilogram, Masjid Raya Baitul Izzah menyalurkan komoditas beras pada jamaah dengan harga Rp20.000 saja. Upaya tersebut menjadi bentuk kepedulian masjid terhadap kondisi ekonomi masyarakat.
Sementara itu pada program sayur murah yang akan digelar pada Ramadhan 2026, masyarakat dibebaskan membayar komoditas sayuran yang tersedia sesuai dengan kemampuan finansial masing-masing atau secara sukarela.
Syarat untuk mengikuti program tersebut yakni masyarakat diwajibkan mengikuti shalat Subuh berjamaah di Masjid Raya Baitul Izzah.
Program tersebut selain meringankan beban ekonomi warga juga diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memakmurkan masjid serta meramaikan aktivitas ibadah selama bulan Ramadhan.
Pengurus Masjid Raya Baitul Izzah membuka ruang partisipasi masyarakat dan instansi untuk berkontribusi melalui donasi dana atau komoditas sayuran sebagai wujud kepedulian di bulan suci Ramadhan.
"Karena ini untuk umat dan berbagi kebaikan bersama, kami sangat mengapresiasi siapa pun yang ingin mengambil bagian. Ini adalah masjid kita bersama," ujar Yulkamra.
Seluruh informasi teknis pelaksanaan serta jadwal ketersediaan sayur murah Ramadhan akan dipublikasikan secara rutin melalui kanal media sosial resmi Masjid Raya Baitul Izzah agar dapat dijangkau masyarakat luas.
