Mukomuko (Antara) - Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menjelaskan bahwa kesalahan dalam penulisan jenis kelamin di nomor tiga peserta tes calon pegawai negeri sipil khusus kategori II di daerah itu murni "human error".
"Ada tiga peserta yang salah tulis jenis kelamin di nomor tesnya, satu peserta salah tempat lahir, dan satu orang tanggal kelahirannya yang terbalik," kata Sekretaris Panitia Tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Edy Suntono.
Hal itu dikemukakan dia saat memberikan penjelasan kepada salah satu peserta yang minta kesalahan tulis jenis kelamin di nomor tesnya diperbaiki, di Mukomuko, Rabu.
Ia mengatakan, meskipun nomor tes CPNS itu dicetak di daerah itu, namun kesalahan penulisan jenis kelamin tersebut tidak bisa diubah oleh panitia tes CPNS setempat.
Kewenangan untuk mengubahnya, kata dia, pihak Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang telah membuat urutan nomor termasuk memasukkan identitas peserta di nomor tes CPNS.
"Kami hanya sebatas menerima data dan kunci untuk membuka setiap nomor peserta yang siap dicetak," katanya.
Ditanya penyebab terjadinya kesalahan penulisan itu, menurut dia, murni karena "Human Error" atau kesalahan manusia saat memasukkan satu dari dua pilihan jenis kelami pria atau wanita.
"Karena saat itu data peserta yang mau dimasukkan oleh panitia jumlahnya banyak sehingga terjadi kesalahan itu," elaknya.
Kendati, demikian, menjamin itu tidak menghambat peserta mengikuti tes CPNS tahun 2013.
Edy menyarankan, peserta tidak mempermasalahkan kesalahan penulisan itu, perbaikan kesalahan itu bisa dilakukan setelah peserta dinyatakan lulus dan perub ahan itu dari BKN.
Sedangkan, lanjutnya, kesalahan tulis tempat lahir itu murni dari peserta yang membuat nama tempatnya desa bukan kabupaten, lalu kesalahan penulisan tanggal yang terbalik.
