Bengkulu (ANTARA) - Akademikus Universitas Bengkulu Dr Novalio Daratha menyarankan pihak terkait untuk memasang pelindung sambaran petir atau yang disebut surge protection device (SPD) untuk mengantisipasi dampak negatif dari jaringan saluran udara tegangan tinggi (SUTT) Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batu bara Teluk Sepang milik PT Tenaga Listrik Bengkulu.
"Saya menyarankan untuk melakukan pemasangan SPD level 2, yaitu pengaman petir yang diletakkan di rumah-rumah warga. Soal urusan biaya pemasangan ini dibebankan kepada siapa saya rasa itu bukan kapasitas saya untuk menjawab," kata Novalio Daratha di Bengkulu, Rabu.
Novalio Daratha menjelaskan berdasarkan keilmuan kejadian kerusakan alat elektronik warga di Desa Padang Kuas Bengkulu itu kemungkinan besar disebabkan rumah-rumah warga tidak dilengkapi dengan alat pelindung dari sambaran petir atau SPD.
"Petir pasti mencari konduktor yang paling tinggi di suatu tempat untuk menuju ke bumi, saat mencapai konduktor tersebut arus tegangan petir tidak akan diserap 100 persen, maka arus yang tidak terserap akan merambat di udara dan mencari konduktor yang lain yang berada di wilayah tersebut," kata Novalio.
Ketua Kanopi Hijau Indonesia Ali Akbar mengatakan SUTT milik PT TLB telah menjadi pemicu yang mengakibatkan dampak kerusakan elektronik warga Desa Padang Kuas.
"Berdasarkan penjelasan Pak Noval, saya menganalogikan keberadaan SUTT PLTU Teluk Sepang milik PT TLB ini menjadi pemicu petir menyambar wilayah Desa Padang Kuas, sambaran petir tersebut bocor dan mencari konduktor lain seperti bahan logam, besi alumunium kemudian berdampak pada kerusakan elektronik warga," katanya.
Sebagai langkah antisipasi, perwakilan warga Desa Padang Kuas menuntut kepada PT TLB melakukan pemasangan SPD level 2 di rumah-rumah warga terdampak. Sebelumnya warga menuntut pemindahan jaringan SUTT karena sudah ratusan alat elektronik rusak dengan kerugian sekitar Rp200 juta.
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bengkulu Donni Swabuana yang menjadi fasilitator antara perusahaan dari PLTU dengan warga terdampak menyampaikan pemasangan alat SPD merupakan hal yang bisa dilakukan
"Bisa tidak pihak TLB merealisasikan pemasangan SPD sebagai langkah pencegahan, supaya tidak terjadi lagi kerusakan elektronik warga," kata Donni
Pihak PT TLB yang diwakili oleh Zulhelmi menyampaikan bahwa tower SUTT mereka bukan penyebab kerusakan alat elektronik warga dan kerugian warga.
"Hasil pertemuan ini akan kami diskusikan dahulu kepada pihak manajemen untuk mendiskusikan tuntutan warga soal pemasangan SPD level 2, sebagai langkah antisipasi kerusakan alat elektronik lebih lanjut," ujar Zulhelmi.
Akademikus sarankan pasang SPD antisipasi dampak negatif SUTT Bengkulu
Rabu, 7 Mei 2025 14:10 WIB 1530
Pertemuan para pihak terkait persoalan jaringan SUTT PLTU Bengkulu yang menyebabkan kerugian warga terdampak. ANTARA/Dokumen Pribadi
