Bengkulu (ANTARA) - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) memastikan pasokan BBM dan elpiji di Provinsi Bengkulu dalam kondisi aman menghadapi Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah.
“Dalam menghadapi Ramadhan, kami memastikan stok BBM dan elpiji di Bengkulu dalam kondisi aman," kata Area Manager Communication, Relations&CSR Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi di Bengkulu, Sabtu.
Dia mengatakan bahwa infrastruktur penyaluran telah disiapkan secara optimal melalui Satgas RAFI 2026 agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi dengan baik.
Bahkan lingkup lebih luas, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel memastikan kesiapan operasional secara menyeluruh serta melakukan penambahan pasokan energi guna menjaga kelancaran distribusi bagi masyarakat di wilayah Sumbagsel.
Sebagai langkah antisipasi atas potensi peningkatan konsumsi selama Ramadhan, perusahaan melakukan "build up" stok khusus di wilayah Bengkulu.
Penguatan pasokan tersebut difokuskan untuk menjaga kelancaran aktivitas masyarakat, baik sektor rumah tangga, UMKM, distribusi logistik maupun transportasi.
Untuk produk gasoline, kata dia, dilakukan penambahan stok sebesar 918 kiloliter. Sementara, gasoil ditambah 267 kiloliter guna mendukung distribusi logistik dan mobilitas kendaraan selama periode Ramadhan dan Idul Fitri.
Selain BBM, penyaluran elpiji 3 kilogram juga diperkuat dengan tambahan pasokan sebesar 215 metrik ton. Tambahan itu disiapkan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat, terutama pada sektor rumah tangga dan pelaku usaha mikro kecil dan menengah di Bengkulu.
Pengamanan distribusi dilakukan melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) 2026 yang bertugas memantau serta memastikan kelancaran penyaluran energi di seluruh wilayah kerja, termasuk Bengkulu.
Dari sisi infrastruktur, dukungan penyaluran energi di wilayah Sumbagsel ditopang 10 Terminal BBM, 2 Terminal elpiji, 673 SPBU, 57 SPBE, 532 agen LPG serta 6 Aviation Fuel Terminal yang seluruhnya dalam kondisi operasional.
Selain itu, layanan tambahan juga disiapkan di jalur lintas utama dan jalur wisata yang berpotensi mengalami peningkatan arus kendaraan. Fasilitas tersebut meliputi 144 SPBU Siaga, 479 pangkalan elpiji Siaga, 9 unit motorist, 6 mobil tangki siaga serta 2 layanan Serambi MyPertamina.
Perusahaan juga mengimbau masyarakat membeli BBM dan elpiji bersubsidi sesuai peruntukan serta kebutuhan.
Masyarakat dapat memanfaatkan pembayaran non-tunai di SPBU agar transaksi lebih cepat dan efisien serta mengakses informasi pangkalan resmi elpiji 3 kilogram melalui laman resmi maupun Pertamina Contact Center 135 dan aplikasi MyPertamina.
