Mukomuko Bengkulu (ANTARA) - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu menyebut 44 titik pembangunan fisik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) telah dimulai, mencakup gerai, gudang, dan sarana pendukung lainnya.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Mukomuko Nurdiana di Mukomuko, Jumat, mengatakan, Kabupaten Mukomuko mempunyai sebanyak 150 Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih (KDMP).
"Dari 150 koperasi, sebanyak 120 titik yang terdata ada lahan baik lahan punya desa, pemkab, provinsi, dan pusat, 112 siap dibangun, dan sudah 44 lokasi sudah titik nol," katanya.
Dari sebanyak 44 lokasi yang telah dimulai pembangunannya, dua lokasi di Desa Sumber Makmur dan Pondok Suguh yang masuk dalam percepatan kemarin hampir 6 persen perkembangan pembangunannya.
Pembangunan di dua titik gudang dan gerai koperasi ini sudah berjalan kegiatan fisik berupa pembangunan pondasi, pemasangan besi, dan lain sebagainya.
Sedangkan pelaksana kegiatannya PT Agrinas Pangan Nusantara persero (APM) yang telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Koperasi dan penandatanganan dengan empat kementerian lain.
Selanjutnya, PT APM menunjuk TNI untuk melaksanakan pembangunan secara swakelola bersama masyarakat desa.
Terkait dengan anggaran pembangunan mencakup gerai, gudang, dan sarana pendukung lainnya, kata dia, kalau secara fisik berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) sebesar Rp2,5 miliar.
Setelah itu, kata dia, kemungkinan ada anggaran non-fisik untuk operasional karena target anggaran pembangunan koperasi ini sebesar Rp3 miliar.
Sekarang ini, pihaknya fokus ke pembangunan untuk percepatan pembangunan gerai dan targetnya bulan Januari 2026 yang dua titik sudah siap kemudian yang lain bulan Maret 2026 sudah siap semua.
