Bengkulu (ANTARA) - Korem 041/Garuda Emas (Gamas) Bengkulu membuat terobosan dengan mengintegrasikan mahasiswa pada program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sebagai upaya memperkuat kolaborasi pembangunan di wilayah.
"Ini berkaitan dengan kerja sama dengan universitas, khususnya pengabdian pada masyarakat, program TMMD kan selama ini hanya TNI dengan masyarakat. Ke depan kita mengajak mahasiswa," kata Danrem Gamas Bengkulu Brigjen TNI Jatmiko Aryanto di Bengkulu, Jumat.
Menurut dia, selama ini program TMMD hanya melibatkan TNI dan masyarakat saja, ke depan mahasiswa akan dilibatkan agar mendapatkan pengalaman langsung di tengah masyarakat sekaligus berkontribusi dalam pembangunan desa.
"Artinya, kolaborasi antara TMMD atau TNI dengan masyarakat tetap, tapi ditambah lagi, masuk mahasiswa," kata dia.
Menurut Danrem, keterlibatan mahasiswa tersebut telah dibahas bersama pihak perguruan tinggi. Hasil diskusi dengan Rektor menunjukkan keikutsertaan mahasiswa dalam TMMD dapat dikonversikan dengan kegiatan akademik.
"Pada saat dia ikut kegiatan TMMD, itu JP-nya atau jam pelajaran itu bisa dikonversikan menjadi sistem kredit semester (SKS), karena kegiatan TMMD ini sebulan lamanya, bisa menjadi pengganti KKN," kata dia.
Brigjen TNI Jatmiko menilai skema tersebut akan memberikan manfaat ganda bagi mahasiswa. Selain memperoleh nilai akademik, mahasiswa juga mendapatkan pengalaman lapangan dan pemahaman langsung mengenai persoalan yang dihadapi masyarakat.
"Menurut saya akan lebih bermanfaat dan bisa lebih maksimal, karena mahasiswa ini harus tahu apa sih kendala-kendala di masyarakat," kata Danrem.
Danrem berharap mahasiswa dapat terlibat aktif dalam kegiatan TMMD, mulai dari pembangunan fisik hingga kegiatan nonfisik, seperti penghijauan dan pendampingan sosial dan bentuk pengabdian masyarakat lainnya.
Pada Kamis (29/1), Pangdam XXI/Radin Inten telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Bengkulu sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat peran pendidikan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta keberhasilan implementasi Program Panca Radin Inten di Provinsi Bengkulu.
