Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Bengkulu menyebutkan sebanyak 2.024 rumah tangga miskin (RTM) mendapatkan akses listrik mandiri melalui Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL).
"Listrik bukan sekadar penerangan tetapi menyangkut masa depan karena dengan listrik anak-anak bisa belajar di malam hari keluarga hidup lebih nyaman dan ekonomi rumah tangga dapat berkembang," kata Gubernur Bengkulu Helmi Hasan di Bengkulu, Jumat.
Bantuan pemasangan sambungan listrik gratis tersebut disalurkan kepada rumah tangga miskin (RTM) di seluruh wilayah Bengkulu dengan kapasitas daya 900 VA untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang selama ini belum memiliki akses listrik layak.
Helmi Hasan menegaskan Program BPBL menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan keadilan sosial sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga kurang mampu.
Menurut dia, listrik merupakan hak dasar masyarakat yang wajib dipenuhi negara sehingga pemerintah provinsi terus berupaya agar warga tidak lagi bergantung pada pihak lain untuk mendapatkan aliran listrik.
Pemerintah Provinsi Bengkulu menyebutkan sebanyak 267 rumah tangga miskin menerima manfaat program tersebut di antaranya merupakan warga Kabupaten Seluma.
Bantuan ditandai dengan penyerahan secara simbolis di Desa Tanjungan Kecamatan Seluma Selatan.
Program BPBL diharapkan tidak hanya menerangi rumah warga tetapi juga menumbuhkan harapan serta mendorong kemandirian keluarga kurang mampu menuju kehidupan yang lebih sejahtera di Bengkulu.
Salah seorang penerima bantuan Hasdiana mengaku bersyukur karena kini keluarganya dapat menikmati listrik secara mandiri setelah sebelumnya menumpang aliran dari tetangga.
Sebagai seorang janda dengan dua anak, dia menyebutkan keberadaan listrik sangat membantu aktivitas sehari-hari serta memberikan kenyamanan bagi keluarganya.
