Mukomuko (ANTARA Bengkulu) - Warga di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, yang menyumbangkan hewan kurbannya pada Idul Adha 1433 Hijriah, menggelar tradisi doa selamat.
Berbagai gulai daging dan kue disajikan dalam acara doa selamat yang dihadiri oleh warga setempat, termasuk kerabat keluarga penyumbang hewan kurban pada Idul Adha 1433 Hijriah.
"Doa selamat ini adalah permintaan dari empat orang yang ikut berkurban saat Idul Adha ini, agar darah dari hewan diterima oleh Allah SWT," kata tokoh masyarakat Kecamatan Kota Mukomuko, Ibrahim, di Mukomuko, Sabtu.
Saat mengawali tradisi doa selamat sebagai tuan rumah, ia menyampaikan kepada Ustad yang akan memimpin doa selamat, agar tujuan saudaranya memperoleh pahala dari Allah SWT bisa tercapai.
"Kami berharap agar saudara kita yang berkurban pada Idul Adha ini amalnya diterima disisi Allah SWT," ujarnya.
Warga Desa Airbikuk M. Yakin, mengatakan bahwa tradisi doa selamat ini masih bertahan di desa itu, bagi warga setempat yang menyumbangkan sapi, kerbau, dan kambing pada Idul Adha di daerah itu.
Ia menerangkan, di desa itu hampir mayoritas warga menggelar tradisi doa selamat sehingga waktu pelaksanaannya sering tumpang tindih sehingga ada sebagian warga yang terpaksa menunggu..
"Ustadnya di desa kami ini hanya dua orang sedangkan yang minta agar membaca doa selamat banyak, jadi terpaksa antrean," ujarnya lagi.
Ia menjelaskan, bahwa tradisi doa di desa itu sudah ada sejak dulu dan hingga sekarang masih dipertahankan. (ANT)
