Rejanglebong (Antara) - Wakil Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyebutkan dari 1.523 km panjang jalan provinsi di daerah itu saat ini 80 persen kondisinya mengalami kerusakan.
"Untuk perbaikan jalan yang tersebar di 10 kabupaten ini membutuhkan anggaran Rp400 hingga Rp600 miliar," kata Wagub Rohidin Mersyah usai menghadiri pembukaan Musrenbang Kabupaten Rejanglebong, Senin.
Kerusakan jalan provinsi ini, kata dia, diketahui setelah penyisiran yang dilakukannya bersama dengan Gubernur Ridwan Mukti pada 10 kabupaten/kota di Bengkulu sejak sebulan belakangan.
Sementara itu untuk perbaikan jalan provinsi yang mengalami kerusakan ini, lanjutnya, setidaknya baru bisa diselesaikan dalam lima tahun berjalan mengingat anggaran yang dibutuhkan cukup besar dan pembangunan yang akan dilaksanakan juga harus meliputi bidang lainnya, sehingga per tahun hanya bisa dilakukan sekitar 20 persen saja.
Perbaikan jalan provinsi ini selain akan dilakukan Pemprov Bengkulu juga akan melibatkan kabupaten/kota yang jalan provinsinya mengalami kerusakan terutama untuk wilayah terpanjang yang berada di Kabupaten Bengkulu Utara.
Selain melalui perbaikan jalan yang rusak, Pemprov Bengkulu bersama dengan masing-masing daerah akan mengalokasikan anggaran perawatan jalan provinsi dengan besaran Rp50 juta per kilometer.
"Pembangunan bidang infrastruktur jalan ini memang menjadi skala prioritas, namun untuk bidang lainnya seperti bidang pengairan, pengembangan ekonomi dan bidang lainnya serta pembangunan nonfisik seperti pengembangan SDM, pemberdayaan masyarakat juga menjadi perhatian Pemprov Bengkulu," ujarnya.
Untuk itu dia mengharapkan dukungan dari masyarakat, DPRD dan pimpinan masing-masing daerah sehingga bisa membawa kemajuan daerah itu, apalagi Provinsi Bengkulu saat ini belum masuk dalam tata ruang nasional sebagai kawasan strategis nasional dan masih sebatas penyangga empat provinsi di Sumatera bagian selatan. ***3***