Mukomuko (ANTARA) - Wakil Bupati Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Rahmadi AB menekankan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Mukomuko agar memberikan pelayanan administrasi kependudukan yang terbaik kepada masyarakat di daerah ini.
"Sebenarnya tidak ada alasan saya untuk ke sini, tetapi keinginan saya karena sudah datang ke sini untuk memastikan kedisiplinan pelayanan ASN di dinas ini," kata Rahmadi dalam keterangannya di Mukomuko, Rabu.
Ia merupakan Wakil Bupati Mukomuko terpilih dalam Pilkada 2024.
Baca juga: Dinkes Mukomuko surati bupati terkait nasib dokter PTT
Baca juga: Polisi bantu padamkan kebakaran rumah di Mukomuko
Dia mengatakan, yang dibutuhkan adalah kedisiplinan, dan Dukcapil salah satu ikon dan bukti pelayanan Pemerintah Kabupaten Mukomuko.
Terkait dengan pelayanan adminduk di Kantor Dinas Dukcapil Mukomuko, ia mengatakan, dahulu dia pernah datang ke sini mengurus KTP elektronik, dan ada orang datang ke kantor ini, jam 08.00 WIB masuk ke sini selesainya pukul 16.00 WIB.
"Kejadian itu tidak boleh terjadi lagi, saya tidak tahu mengapa itu bisa terjadi, tetapi kemungkinan petugasnya yang tidak profesional dalam bekerja," ujarnya.
Dia mempertanyakan, apa yang dilakukan oleh Dinas Dukcapil Mukomuko sehingga membuat KTP elektronik selama berhari-hari tidak selesai dikerjakan.
Menurut dia, hal ini juga berkaitan dengan kedisiplinan dan jangan sampai di zaman pemerintahannya pelayanan adminduk ini tidak tepat waktu, dan kalau nanti diperiksa Inspektorat jangan marah kepadanya.
Baca juga: Dinkes Mukomuko sarankan warga waspadai keamanan makanan takjil
Baca juga: Dinkes Mukomuko tangani 22 kasus DBD selama dua bulan
Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Mukomuko Epin Masyuardi dalam keterangannya mengatakan, kedatangan Wabup untuk memastikan kedisplinan ASN pada hari pertama, termasuk mengecek kegiatan rutin dinas ini.
Selain itu, kata dia, Wabup meminta dinas ini meningkatkan pelayanan adminduk kepada masyarakat di daerah ini.
Kemudian, dia juga mendukung masukan dari Wabup agar instansinya melakukan percepatan dalam memberikan pelayanan adminduk kepada masyarakat.
Selain itu, ia mengatakan, pihaknya meminta tolong penambahan mobil pelayanan adminduk keliling yang bisa menyentuh seluruh wilayah desa di daerah ini.
"Kami butuh penambahan mobil pelayanan adminduk jenis double gardan karena tidak mungkin mobil bus pelayanan adminduk bisa menyentuh seluruh desa," ujarnya.
