Mukomuko Bengkulu (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, meminta tambahan anggaran sebesar Rp4 miliar untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Pratama di daerah ini.
"Saat ini anggaran Rumah Sakit Pratama di Desa Sibak sebesar Rp1 miliar per tahun. Rumah sakit ini butuh anggaran minimal Rp3 hingga Rp4 miliar untuk meningkatkan pelayanan kesehatan," kata Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mukomuko Jajad Sudrajat di Mukomuko, Rabu.
Pemerintah Kabupaten Mukomuko selain memiliki 17 puskesmas yang tersebar di 15 kecamatan, serta RSUD dan Rumah Sakit Pratama di Desa Sibak, Kecamatan Ipuh.
Gedung Rumah Sakit Pratama di Desa Air Buluh, Kecamatan Ipuh diresmikan pada 25 November 2025 sebagai upaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di wilayah tersebut.
Dia mengatakan, rumah sakit pratama ini selain membutuhkan penambahan anggaran untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat serta penambahan sumber daya manusia (SDM) di bidang kesehatan.
Saat ini, rumah sakit pratama baru memiliki tenaga kurang dari 50 orang sehingga pelayanan kesehatan di rumah sakit pratama pertama di daerah ini menjadi tidak maksimal.
Karena keterbatasan anggaran dan SDM tenaga kesehatan, kata dia, sehingga proses layanan di rumah sakit pratama sekarang ini belum bisa melaksanakan rawat inap.
Untuk sementara ini, anggaran awal rumah sakit pratama masih mengikuti Dinas Kesehatan, dan alokasi dana untuk kegiatan di rumah sakit pratama masih minim.
Selanjutnya, ia berharap, mudah-mudahan tenaga kesehatan di rumah sakit ini tercukupi agar pelayanan kesehatan bagi pasien rumah sakit yang berada sejauh 100 kilometer lebih dari ibukota kabupaten bisa maksimal.
Sementara itu, pemerintah daerah membangun rumah sakit pratama untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada warga yang berada jauh dari ibukota kabupaten dan RSUD Mukomuko.
