Mukomuko Bengkulu (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengimbau warga Desa Rawa Mulya agar waspada terhadap kemunculan buaya di aliran Sungai Pelokan dekat pemukiman penduduk di wilayah ini.
"Kalau memang di situ memang ada buaya di sungai itu, bagi masyarajat beraktivitas di sungai itu waspada, jangan sampai menjadi korban buaya," kata Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Kabupaten Mukomuko Ahmad Hidayat Syah saat dihubungi dari Mukomuko, Minggu.
Dia mengatakan hal itu setelah menerima laporan dari warga dan perangkat Pemerintah Desa Rawa Mulya yang dibuat resah dengan kemunculan buaya dekat pemukiman penduduk di wilayah tersebut.
Dalam laporan yang diterima oleh BPBD tersebut, warga menyebut di Sungai Pelokan yang melintas di pemukiman penduduk Desa Rawa Mulya ada buayanya dan meresahkan masyarakat khususnya di RT 18 wilayah ini.
Warga desa ini, melaporkan masalah mereka ini agar ada tindakan pencegahan dan penanganan lebih lanjut dari instansi terkait sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan terhadap warga terutama di RT 18 Desa Rawa Mulya.
Terhadap laporan dari warga Desa Rawa Mulya ini, dia menyarankan warga melaporkan masalahnya ini kepada instansi terkait, yakni Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Mukomuko.
Dia mengatakan, bahwa Pemerintah Desa Rawa Mulya telah melaporkan keresahan warga atas kemunculan buaya di sungai dekat pemukiman penduduk kepada pihak BKSDA.
Disamping itu, dia juga meminta warga agar tidak lagi melakukan berbagai aktivitas di sungai tersebut seperti mandi, mencuci, dan mancing ikan karena dapat membahayakan keselamatan warga itu sendiri.
Dia menyarankan, untuk sementara ini sebaiknya warga menghindar dari aliran Sungai Pelokan yang ada buayanya.
Terkait dengan penanganan buaya yang berada di Sungai Pelokan, ia mengatakan, sebaiknya warga menunggu tindakan penanganan lebih lanjut oleh petugas dari BKSDA setempat.
"Kita serahkan penanganan buaya di Sungai Pelokan kepada pihak BKSDA Mukomuko," demikian Ahmad Hidayat.
