Mukomuko Bengkulu (ANTARA) - Pihak Kepolisian Resor Mukomuko, Bengkulu, mengingatkan warga agar mewaspadai aksi pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di sejumlah kecamatan akhir-akhir ini.
"Kami terus meningkatkan patroli, tetapi tetap kembalinya kepada warga diimbau dan hati-hati. Kami minta kerja samanya untuk mempersempit ruang kesempatan pelaku melakukan tindak pidana," kata Wakil Kepala Kepolisian Resor Mukomuko Kompol Bakit Eko Hadi Suseno di Mukomuko, Kamis.
Dia mengatakan hal itu usai konferensi pers pengungkapan kasus pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, dan curanmor dan menangkap sebanyak sembilan orang tersangka selama Operasi Musang Nala 2025.
Konferensi pers itu diikuti oleh Kasat Reskrim Polres Mukomuko, Kapolsek Sungai Rumbai, dan Kanit Pidum Satreskrim Polres Mukomuko.
Dia menyarankan, sebaiknya kendaraan roda dua dimasukkan ke dalam rumah, selain itu jangan meninggalkan kunci kontak kendaraan.
Berdasarkan laporan dari personel yang melakukan patroli, warga sering meninggalkan sepeda motor di luar rumah dan tindakan tersebut bisa menimbulkan niat jahat dari para pelaku.
Dia yakin, apabila sepeda motor dimasukkan ke dalam rumah sehingga niat para pelaku baik di dalam Mukomuko dan di luar Mukomuko tidak terjadi.
Selanjutnya, pihaknya akan meningkatkan patroli pada malam hari serta memberikan sosialisasi kepada warga untuk tidak membiarkan sepeda motor di luar rumah.
Sementara itu, sebanyak sembilan tersangka yang ditangkap salama Operasi Musang Nala 2025 sejak tanggal 22 September hingga 6 Oktober 2025.
Dari sebanyak sembilan tersangka ini, empat tersangka curanmor, tiga tersangka pencurian dengan pemberatan, dan dua pencurian dengan kekerasan. Dan dari sembilan tersangka, ada yang TO maupun non-TO,
