Kota Bengkulu (ANTARA) - Wakil Gubernur Bengkulu Mian mengatakan pentingnya penyelarasan dan kelengkapan data sektor pangan antara Badan Pusat Statistik (BPS) dan Pemerintah Provinsi Bengkulu karena menjadi salah satu dasar Gubernur Bengkulu mengusulkan bantuan optimal ke pusat.
"Data kita harus komprehensif dan selaras antara BPS dan Pemda. Dari data inilah Pak Gubernur dapat mengusulkan bantuan ke pemerintah pusat,” kata Mian dalam keterangan tertulisnya di Bengkulu, Jumat.
Mian mengatakan perhatian pemerintah pusat terhadap program swasembada pangan di Bengkulu cukup besar, mulai dari kunjungan pejabat Kementerian Pertanian hingga pelaksanaan berbagai pelatihan teknis di daerah.
Menurut dia, kehadiran menteri, direktur jenderal kementerian dan beragam program pusat untuk Bengkulu menunjukkan adanya intervensi nyata dari pemerintah pusat untuk mendukung swasembada pangan di daerah.
Untuk itu, lanjut dia, sinkronisasi data pangan antara BPS dan Pemerintah Provinsi Bengkulu akan menjadi dasar penting bagi penyusunan usulan program pertanian dan ketahanan pangan kepada kementerian terkait.
Di beberapa kesempatan, Mian menekankan ketepatan dan keseragaman data menjadi kunci dalam menentukan arah kebijakan pembangunan sektor pertanian. Dengan data yang valid, pemerintah daerah dapat memetakan potensi dan tantangan di setiap kabupaten/kota, termasuk dalam hal luas lahan produktif, tingkat produksi, dan kebutuhan intervensi.
Ia juga mendorong para penyuluh pertanian dan aparatur dinas terkait untuk lebih aktif melakukan verifikasi data lapangan, agar tidak terjadi ketimpangan informasi antara pemerintah pusat dan daerah. Menurutnya, penyuluh pertanian memiliki peran strategis dalam memastikan data yang dikirim ke pusat benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan.
