Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, meminta kontraktor yang membangun jalan Pasar Atas Curup senilai Rp2,3 miliar agar diperbaiki karena belum sebulan selesai dibangun sudah mulai rusak.
Ketua Komisi III DPRD Rejang Lebong Rizal Tahsin saat memimpin dengar pendapat dengan Dinas PUPR Rejang Lebong, kontraktor pelaksana dan pengawas pembangunan di DPRD Rejang Lebong, Selasa, mengatakan jalan yang dibangun di kawasan Pasar Atas hingga Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Curup Timur hasilnya tidak memuaskan sehingga harus diperbaiki.
"Hearing ini merupakan hasil dari Sidak yang dilaksanakan Komisi III DPRD Rejang Lebong belum lama ini. Dalam hearing tadi pihak kontraktor pelaksana sepakat untuk memperbaikinya. Kesepakatannya dituangkan dalam berita acara yang telah ditandatangani bersama antara Komisi III DPRD, Kadis PUPR, kontraktor, dan konsultan pengawas," kata dia.
Dia menjelaskan, perbaikan Jalan Pasar Atas tersebut akan dilaksanakan oleh pihak ketiga yang memenangkan tendernya yakni CV Tiga Persada Medan.
Pihak rekanan ini, kata dia, selain memenangkan tender pembangunan Jalan Pasar Atas Curup juga jalan Palembang Kecik dan Desa Merantau Kecamatan Sindang Beliti Ulu (SBU) dengan nilai anggaran mencapai Rp2,8 miliar.
Dalam pertemuan itu pihaknya meminta semua temuan dalam pengerjaan pembangunan tiga ruas jalan ini seperti jalan yang bergelombang, retak, permukaan yang kasar dan lainnya yang dapat membahayakan pengguna jalan agar diperbaiki dan dihaluskan.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Rejang Lebong Hary Eko Purnomo menyatakan, perbaikan jalan yang baru dibangun itu akan segera dilaksanakan dan seluruh biaya ditanggung penuh oleh pihak rekanan tanpa menggunakan anggaran tambahan dari daerah.
"Biaya perbaikan ini menjadi tanggung jawab penuh pihak pelaksana. Untuk masa pemeliharaan sendiri masih berjalan hingga bulan Agustus nanti, sehingga kami akan terus melakukan pengawasan terhadap hasil pekerjaan perbaikannya," kata Hary,
Sementara itu pihak kontraktor Dwi Andaru menjelaskan, dalam pengerjaan ketiga ruas jalan ini pihaknya mengalami berbagai kendala seperti faktor cuaca dengan turunnya hujan secara terus-menerus, kemudian kondisi Pasar Atas yang ramai pedagang sehingga turut menyulitkan pengerjaan Jalan Pasar Atas Curup.
"Kami berkomitmen melakukan perbaikan, kami juga akan terus berkoordinasi dengan Komisi III DPRD serta Dinas PUPR Rejang Lebong supaya hasilnya sesuai dengan yang diharapkan," kata Dwi Andaru.
