Bengkulu (Antara) - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bengkulu Rudi Perdana mengatakan pihaknya menarget jumlah pengunjung "Bengkulu Expo" di lapangan pusat olahraga Pantai Panjang sebanyak 1.500 orang per hari.
"Kami targetkan pengungunjung sebanyak 1.500 orang per hari untuk melihat produk unggulan dan berharap ada transaksi," katanya di lokasi "Bengkulu Expo", Sabtu.
Agenda tersebut disandingkan dengan pelaksanaan "Rafflesia Beach Festival" dan Kemilau Sumatra yang digelar Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu.
Sejak dibuka pada 26 September dan dibuka secara resmi pada 27 September, pameran tersebut masih dipadati pengunjung.
Rudi mengatakan terdapat 77 stan yang disediakan untuk lokasi pameran dinas/instansi, pemerintah kabupaten dan kota serta swasta.
"Tidak hanya dari Bengkulu tapi ada juga dari provinsi lain seperti Kepulauan Riau," katanya.
Bahkan salah satu rumah sakit dari Kota Malaka, Malaysia juga membuka berpameran tentang jasa kesehatan yang ditawarkan rumah sakit itu.
Acara yang berlangsung hingga 30 September 2013 itu diharapkan mampu mengenalkan produk unggulan tiap-tiap daerah kabupaten dan kota.
Selain "Bengkulu Expo" di lokasi yang sama juga digelar "LIPI Expo" yang memamerkan hasil-hasil penelitian lembaga itu.
Pantauan di "Bengkulu Expo", pengunjung memadati setiap stand yang menawarkan produk-produk yang unik dan beragam.
Seperti di stand pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah yang menonjolkan produk industri rumah tangga, seperti kerajinan dari limbah pohon pisang dan kerajinan dari bambu.
"Produk industri kecil rumah tangga menjadi andalan kami pada pameran kali ini, banyak produk olahan yang dipamerkan," kata Kepala Bidang Perindustrian Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Bengkulu Tengah, Subkhan Alkosri.
Terdapat juga berbagai produk olahan makanan antara lain dodol berbahan salak dari Kecamatan Pondok Kelapa dan sirup jeruk kalamansi dari Kecamatan Pondok Kubang.
"Kami harapkan dengan pameran ini bisa memicu semangat para perajin dan pengusaha kecil di Bengkulu Tengah," katanya.