Mukomuko Bengkulu (ANTARA) - Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VII Bengkulu saat ini membangun jaringan irigasi air tanah atau sumur bor untuk mengairi lahan sawah tadah hujan yang tersebar di sejumlah desa Kecamatan Ipuh, Kabupaten Mukomuko.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mukomuko Budiarto di Mukomuko, Sabtu, mengatakan, pekerjaan pembangunan jaringan irigasi air tanah atau sumur bor di wilayah Kecamatan Ipuh itu merupakan kegiatan BWSS.
"Saat ini sudah ada proses pengeboran sumur di lokasi lahan persawahan di Desa Pasar Ipuh, Kecamatan Ipuh," katanya.
Kalau berdasarkan sosialisasi terkait kegiatan pembangunan jaringan irigasi di Kecamatan Ipuh, pihak BWSS VII Bengkulu akan membangun sebanyak tiga titik sumur bor di lokasi lahan persawahan tersebut.
Dari sebanyak tiga sumur bor tersebut, kata dia, setiap sumur bor tersebut diperkirakan bisa mengairi lahan persawahan tadah hujan di wilayah tersebut seluas 10 hektare.
Selain itu, rencananya pihak BWSS juga akan menyampaikan sosialisasi terkait pembangunan jaringan irigasi bawah tanah tersebut kepada petani sawah tadah hujan di Desa Pulau Makmur, Kecamatan Ipuh.
Kalau berdasarkan sosialisasi dari pihak BWSS di wilayah ini, sebenarnya banyak sekali usulan dari masyarakat petani di wilayah ini tapi nanti mereka akan melihat dulu keberhasilannya.
Selain BWSS, Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko melalui program optimasi lahan tahun ini akan membangun sumur bor di lahan sawah tadah hujan di wilayah ini.
Terkait dengan adanya rencana pembangunan sumur melalui program optimasi lahan, menurut dia, kemungkinan nanti ada koordinasi Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko dengan BWSS.
Sementara itu, ia menjelaskan, keterkaitan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mukomuko dalam kegiatan ini karena bidang air baku dan air tanah jadi ada koordinasi dengan Bidang Cipta Karya di dinas ini.
