Mukomuko, Bengkulu (ANTARA) - Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengatakan mayoritas petani di wilayahnya telah selesai menanam padi sawah sebelum memasuki Ramadhan 1446 Hijriah.
Fungsional Penyuluh Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko Sugianto saat dihubungi dari Mukomuko, Selasa, menyebutkan terdapat 4.675 hektare sawah yang masuk dalam lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B) di daerahnya.
Baca juga: Petani Selagan Raya pertahankan tradisi istirahat tanam saat Ramadhan
"Kebiasaan petani di Kecamatan Selagan Raya masih sama seperti dahulu, padi ditanam sebelum puasa karena ditargetkan tetap istirahat saat puasa," katanya.
Dia mengatakan kalaupun ada kegiatan atau aktivitas petani di lahan persawahan saat bulan Ramadhan, hanya pekerjaan ringan, tidak lagi menanam padi.
Ia menambahkan kalau di Selagan Raya tradisinya seperti itu, di lain tempat tidak terpengaruh dengan tradisi tersebut.
Baca juga: Distan Mukomuko ajak warga awasi penyaluran pupuk subsidi
Dia mengatakan di daerah irigasi Air Manjuto meliputi wilayah Kecamatan Lubuk Pinang, Air Manjuto, XIV Koto sudah selesai menanam padi sebelum Ramadhan.
Sehingga, mayoritas petani di daerah irigasi Air Manjuto di wilayah Kecamatan Lubuk Pinang dan kecamatan lagi tidak lagi melakukan aktivitas menanam padi sawah selama bulan Ramadhan tahun ini.
Sekarang, kata dia, hanya sebagian kecil lahan persawahan dalam daerah irigasi Air Manjuto yang belum ditanam padi, sedangkan yang sudah ditanam mencapai 99 persen.
"Sekarang ini petani tetap ke sawah untuk memelihara tanaman padinya," ujarnya.
Baca juga: BPBD Mukomuko catat tujuh kejadian bencana selama dua bulan
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mukomuko Apriansyah menyebutkan sebanyak 12 daerah irigasi mengairi seluas 1.400 hektare sawah di Kecamatan Selagan Raya.
Sebanyak 12 DI di Kecamatan Selagan Raya yang terdiri atas DI Arah Lubuk Nau, DI Air Selagan Sungai Ipuh, DI Air Lubuk Bangko, DI Air Lubuk Angit, dan DI Air Payang 1.
Kemudian, DI Air Payang II, DI Air Sungai Gading Besar, DI Air Sungai Gading Kecil, DI Air Selagan Kecil, DI Air Sungai Ulak, dan DI Air Cino.
