Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu menyebutkan sejumlah Raja dan Sultan se-Nusantara serta Majelis Adat Indonesia melakukan kunjungan kerja ke daerah itu guna melakukan silaturahim nasional dengan tokoh adat setempat.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdikbud Rejang Lebong Zakaria Efendi di Rejang Lebong, Selasa, mengatakan kunjungan para Raja dan Sultan se-Nusantara ke wilayah itu diharapkan dapat mendukung Rejang Lebong sebagai tujuan wisata, khususnya wisata berbasis budaya.
"Para Raja dan Sultan serta Majelis Adat Indonesia selain melakukan silaturahim nasional di Rejang Lebong juga bertukar pemikiran dan pengalaman, serta membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan kebudayaan daerah, termasuk mendukung Rejang Lebong sebagai destinasi wisata berbasis budaya," kata dia.
Dia menjelaskan, kunjungan para Raja dan Sultan se-Nusantara ini dilaksanakan selama dua hari yakni 18 dan 19 November 2025, di mana kedatangan rombongan ini dilakukan penyambutan secara adat di Kantor Badan Musyawarah Adat (BMA) Rejang Lebong dan pejabat Pemkab Rejang Lebong.
“Pertemuan ini diharapkan bisa melahirkan ide-ide yang dapat berkontribusi dalam memajukan sektor kebudayaan di Rejang Lebong," tegasnya.
Ketua BMA Rejang Lebong Ahmad Faizir menjelaskan bahwa kunjungan para Raja dan Sultan se-Nusantara ke Rejang Lebong tersebut merupakan rangkaian lanjutan dari kegiatan adat yang berlangsung di Kota Bengkulu.
"Para Raja dan Sultan ini ingin melihat lebih dekat budaya Rejang Lebong serta menjalin kedekatan dengan masyarakat adat setempat," kata Ahmad Faizir.
Menurut dia, Pemkab Rejang Lebong berharap, silaturahmi ini menjadi awal dari kerja sama berkelanjutan untuk pelestarian budaya, penguatan identitas adat, serta kontribusi terhadap pembangunan karakter budaya di daerah itu.
