Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu menerima tambahan 8.000 keping blangko kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) dari pemerintah pusat.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Rejang Lebong Rosita di Rejang Lebong, Kamis, menyatakan dengan tambahan tersebut, total ketersediaan blangko KTP-el di wilayah setempat saat ini 9.000 keping.
"Kami baru saja menerima tambahan stok blangko KTP elektronik dari pemerintah pusat sebanyak 8.000 keping. Total stok yang kita miliki sekarang mencapai 9.000 keping," kata dia.
Dia menjelaskan stok tersebut diproyeksikan mencukupi kebutuhan masyarakat yang tersebar di 15 kecamatan di Kabupaten Rejang Lebong hingga beberapa bulan ke depan.
Peruntukan stok blangko ini difokuskan pada pencetakan KTP bagi penduduk pemula, penggantian kartu yang rusak atau hilang, serta perubahan status kependudukan.
Terkait dengan durasi pelayanan, Rosita menyebutkan, proses penggantian KTP-el yang rusak atau tidak terbaca hanya membutuhkan waktu kurang dari 30 menit, selama jaringan komunikasi data tidak mengalami kendala.
"Warga yang ingin mengurus penggantian KTP elektronik cukup membawa kartu keluarga dan mengisi formulir permohonan. Setelah data diinput ke sistem, kurang dari setengah jam KTP sudah bisa dicetak," katanya.
Untuk pembuatan KTP-el baru atau kategori Print Ready Record (PRR), warga diwajibkan melakukan perekaman data terlebih dahulu, kemudian dikirim oleh petugas ke server pusat.
"Penambahan stok blangko KTP ini guna mengantisipasi lonjakan pemohon, terutama dari kalangan pelajar yang memasuki tahun ajaran baru atau persiapan pendaftaran perguruan tinggi," kata dia.
Dia mengimbau masyarakat Rejang Lebong yang hingga kini belum melakukan perekaman data kependudukan agar segera mendatangi Kantor Disdukcapil agar identitasnya dapat segera diproses dan dicetak.
