Pangkalpinang (Antara) - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Rustam Effendi mengeluarkan larangan keras kepada para pedagang untuk tidak menjual minuman keras kepada anak-anak guna menjaga moralitas generasi muda di daerah itu.
"Kami mengakui saat ini moralitas anak-anak kita semakin menurun karena pengawasan orang tua kurang, karena itu jangan lagi jual minuman keras kepada anak-anak," kata dia di Pangkalpinang, Senin.
Menurut gubernur, media sosial dan minuman keras memberi pengaruh negatif kepada pergaulan anak.
"Pedagang minuman keras harus melarang dan tidak menjualnya kepada anak-anak agar mereka terhindar dari pergaulan tidak sehat, melakukan atau terlibat kejahatan dan lainnya yang pada akhirnya merusak masa depan generasi bangsa ini," tegasnya.
Gubernur mengatakan, penurunan moralitas anak terlihat dari semakin meningkatnya kasus asusila dan kekerasan anak yang terjadi di Kepulauan Bangka Belitung.
"Kami harapkan peran orang tua lebih ditingkatkan dalam melakukan pengawasan terhadap anak, karena sekolah tidak sepenuhnya dapat mengawasi anak didiknya. Kedekatan emosional orang tua dan anak itulah yang dapat memperbaiki moralitas anak," ujarnya.
Selain orang tua yang harus memberi pengawasan, ia berharap masyarakat juga dapat memberi pengawasan kepada anak-anak di lingkungan sekitarnya.
"Mari kita bersama-sama menjaga generasi muda terhindar dari pengaruh negatif, karena mereka merupakan calon pemimpin bangsa ini," ujarnya. ***4***