Jakarta (ANTARA) - Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana menyampaikan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto didampingi sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, akan membahas penguatan hubungan bilateral RI-Malaysia, dalam kunjungannya di Negeri Jiran.
"Tentu saja pertemuan pemimpin kedua negara tersebut akan membahas langkah-langkah strategis dalam rangka penguatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia," ujar Yusuf dalam keterangannya yang diterima, di Jakarta, Senin.
Baca juga: Presiden tiba di Malaysia untuk terima penghargaan dari Sultan Ibrahim
Dalam kunjungan bilateralnya di Malaysia, Presiden didampingi sejumlah menteri kabinet, yaitu Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Para menteri tersebut akan mendampingi Presiden, baik dalam pertemuan dengan Yang Dipertuan Agong Malaysia Sultan Ibrahim Ibni Sultan Iskandar maupun Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.
"Dalam kunjungan kenegaraan di Istana Negara, selain upacara penerimaan kenegaraan, kemudian bertemu dengan Yang Mulia yang Dipertuan Agong Sultan Ibrahim, Bapak Presiden Prabowo Subianto juga rencananya akan didampingi oleh para menteri," kata Yusuf.
Baca juga: Presiden sempatkan swafoto dengan mahasiswa di India
Dalam kunjungannya ini, Presiden juga akan menerima penghargaan kehormatan Darjah Kerabat Johor Yang Amat Dihormati Pangkat Pertama (D.K I Johor) oleh Yang Dipertuan Agong Malaysia Sultan Ibrahim Ibni Sultan Iskandar.
Yusuf menjelaskan penghargaan kehormatan Darjah Kerabat Johor Yang Amat Dihormati Pangkat Pertama (D.K I Johor) yang diterima Presiden Prabowo ini menjadi kebanggaan bagi bangsa Indonesia.
Penghargaan tersebut, kata Yusuf, juga pernah diterima oleh Presiden ke-2 RI Soeharto pada tahun 1990 silam.