Kota Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu mengimbau kepada seluruh masyarakat di wilayah tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi terjadinya bencana seperti banjir dan longsor.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu I Made Ardana di Bengkulu, Sabtu menyebut bahwa masyarakat juga diminta untuk melakukan mitigasi bencana secara mandiri, terutama menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.
“Salah satu hal yang perlu disiasati adalah potensi banjir akibat curah hujan tinggi. Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesadaran agar tidak membuang sampah sembarangan pada musim penghujan nanti," ujar dia.
Kemudian, pemerintah kota meminta seluruh pihak kecamatan untuk menggalakkan agenda kebersihan lingkungan yang terjadwal secara rutin agar dapat mengurangi potensi banjir serta masalah lingkungan lainnya.
Selain itu, dirinya juga berharap agar masyarakat dapat selalu waspada terhadap potensi bencana ikutan seperti pohon tumbang dan badai khususnya di kawasan pantai dan lainnya.
"Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di luar ruangan apabila kondisi cuaca sedang ekstrem," terang Made.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Fatmawati menerangkan bahwa hingga tiga hari kedepan wilayah di Provinsi Bengkulu masuk dalam kategori waspada cuaca buruk.
Untuk potensi hujan di Bengkulu mulai dari ringan hingga lebat masih ada untuk tiga hari kedepan dengan prakiraan angin untuk wilayah Bengkulu dapat mencapai hingga 15 sampai 20 knot atau 30 hingga 40 kilometer per jam.
"Potensi hujan ini dapat meningkatkan potensi angin kencang sesaat dan petir. Dalam peringatan dini cuaca tiga harian kedepan, Bengkulu masuk dalam kategori waspada," sebut Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Fatmawati Bengkulu Dyah Rizky.
Untuk wilayah yang masuk kategori waspada yaitu Kabupaten Mukomuko, Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Lebong.
Kemudian, Kabupaten Rejang Lebong, Kabupaten Kepahiang, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kota Bengkulu, Kabupaten Seluma, Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kabupaten Kaur.
Lanjut Dyah, untuk gelombang laut yang berada di perairan Bengkulu Bagian Utara, perairan Bengkulu, perairan Bengkulu Bagian Selatan dan perairan Enggano diperkirakan dapat mencapai hingga ketinggian dua meter.
Oleh karena itu, dirinya mengimbau kepada seluruh masyarakat dan nelayan di Provinsi Bengkulu agar dapat memantau perkembangan informasi dan peringatan dini cuaca dari BMKG melalui aplikasi mobile phone 'info BMKG', sms blasting BMKG-KOMDIGI, sosial media dan lainnya.
