Mukomuko Bengkulu (ANTARA) - Bupati Mukomuko, Provinsi Bengkulu Choirul Huda menyampaikan komitmennya dalam pengisian jabatan eselon II hingga IV maupun mutasi kepala sekolah dilakukan secara terbuka dan bebas praktik transaksional guna menciptakan pemerintahan yang bersih.
"Kami sudah berkomitmen bahwa untuk pengisian jabatan melalui mutasi dan sebagainya tidak ada transaksional jabatan," kata Bupati Mukomuko Choirul Huda di Mukomuko, Sabtu.
Dia mengatakan hal itu menanggapi isu yang beredar terkait mutasi pejabat eselon II di lingkungan pemerintah daerah termasuk nantinya mutasi kepala sekolah ada praktik transaksional.
Dia memastikan, jabatan pimpinan tinggi pratama memang diisi oleh orang-orang yang punya dedikasi, profesional, dan loyalitas tinggi terhadap pekerjaannya.
Dia memastikan, pejabat yang telah dilantiknya tersebut memang orang-orang yang mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat
Dia berharap, orang-orang yang telah dilantiknya menjadi pejabat mampu memberikan kebermanfaatan kepada masyarakat.
"Kalau pun saya dengar, saya cek ada praktik transaksional dalam pengisian jabatan, saya batalkan SK pengangkatan pejabat tersebut," ujarnya.
Jabatan yang dimaksudnya itu, mulai dari sekretaris termasuk kepala dinas dan kepala bidang yang menjabat di organisasi perangkat daerah.
"Boleh tanya kepala dinas dan kepala bidang, tidak ada transaksional supaya mutasi apa semua aparatur sipil negara di lingkungan pemerintah daerah bisa berkembang semua," imbuhnya.
Termasuk juga kepala sekolah yang mempunyai tanggung jawab memajukan pendidikan, nanti giliran kepala sekolah yang dimutasi.
"Yakin lah kami dan wakil bupati komitmen memberikan yang terbaik kepada masyarakat Mukomuko," demikian Huda.
